Pernapasan ritmis melibatkan pengaturan pola napas secara teratur untuk menenangkan sistem saraf. Misalnya, menarik napas selama empat hitungan, menahan napas dua hitungan, dan menghembuskan napas selama enam hitungan. Pola ini membantu menyeimbangkan aktivitas saraf simpatis dan parasimpatis, sehingga kecemasan berkurang.
Teknik pernapasan ini dapat dilakukan kapan saja ketika merasa tegang atau gelisah. Mengulangi pola napas selama lima hingga sepuluh menit membuat pikiran lebih fokus dan tubuh lebih rileks. Selain menurunkan stres, pernapasan ritmis juga meningkatkan konsentrasi, sehingga kegiatan sehari-hari dapat dilakukan dengan lebih tenang dan produktif.
Manfaat jangka panjang dari latihan ini termasuk stabilisasi mood dan peningkatan keseimbangan emosional. Orang yang rutin melakukan pernapasan ritmis lebih mampu menghadapi tekanan tanpa panik. Dengan metode sederhana ini, seseorang dapat menjaga kesehatan mental tanpa perlu alat atau obat-obatan tambahan.
